Senin, 28 April 2008

ROH ADALAH KUASA, KEKUATAN, DAN PENGARUH
Kisah Para Rasul 4:32-37
Apabila kita berbicara mengenai Roh, seringkali terbersit perasaan bahwa kita sedang membicarakan sesuatu yang abstrak, tak kelihatan, tak berbentuk. Lain halnya apabila Alkitab berbicara mengenai Roh, maka itu akan selalu berbentuk konkrit, dalam artian pekerjaan Roh itu nyata, sama sekali tidak abstrak.
Di dalam cerita pentakosta menurut Kisah Para Rasul 2:1 dan seterusnya, ROh itu turun dalam bentuk seperti angina kencang, menguasai para murid Tuhan Yesus, maka mereka berkata-kata menurut tuntunan Roh tersebut. Seluruh aspek kehidupan dari para murid Tuhan Yesus itu diperbaharui(KPR 2:44-47), mereka memiliki kuasa untuk menyembuhkan penyakit(KPR 3:6-7), dan semuanya itu terjadi oleh karena pekerjaan Roh.
Jadi, hendaknya kita sadar: apabila kita berdoa memohonkan Roh Kudus maka kita memohonkan agar kuasa Allah yang dahsyat itu bekerja, memperbaharui, menyembuhkan dan mempengaruhi kehidupan pribadi kita maupun kehidupan dalam berjemaat. Hal-hal yang nyata di dalam kehidupan kita yang kita doakan supaya oleh kuasa Roh Kudus akan diperbaharui.
Marilah kita belajar dari doa Agustinus: Hembusi kami dengan nafasMu, ya Roh Kudus agar kami berpikir suci; Doronglah kami, ya Roh Kudus agar kami bertindak tulus; Tariklah kami, ya Roh Kudus, agar kasih bertumbuh subur; Kuatkan kami, ya Roh Kudus, agar kami teguh berjuang; Jagailah kami, ya Roh Kudus, agar kami tidak lengah hidup jujur.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar